Faiq Tobroni Menjadi Local Contact for Research Ethics oleh PhD Student Monash University

Yogyakarta, 30 Desember 2024 – Faiq Tobroni, seorang dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, menerima permintaan dari Muhammad Amirrudin, kandidat doktor (PhD student) di Monash University, Australia, untuk menjadi Local Contact for Research Ethics dalam penelitian disertasi yang dilakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penunjukan ini merupakan bagian dari prosedur penelitian di Australia, di mana peneliti yang bekerja di luar negeri wajib memiliki Local Contact sebagai mitra yang memahami konteks lokal dan dapat memastikan pelaksanaan penelitian sesuai dengan norma etika penelitian di wilayah tersebut.

Amirrudin saat ini tengah melakukan penelitian untuk disertasinya yang berfokus pada pemahaman orientasi tujuan guru sekolah menengah pertama dalam mengajar serta bagaimana hal tersebut memengaruhi pendekatan mereka terhadap differentiated instruction (pengajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa). Penelitian ini bertujuan untuk menggali wawasan mendalam tentang dinamika pendidikan di Yogyakarta, yang dikenal memiliki beragam konteks sosial dan budaya dalam dunia pendidikan.

Faiq Tobroni, dengan pengalamannya yang luas sebagai dosen dan akademisi di bidang pendidikan, dinilai memiliki kapasitas untuk mendukung penelitian ini. "Saya merasa terhormat dipercaya sebagai Local Contact dalam penelitian ini. Penelitian yang dilakukan Muhammad Amirrudin memiliki relevansi besar bagi pengembangan pendidikan, terutama dalam konteks pendekatan pengajaran yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan siswa," ungkap Faiq.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman global tentang praktik pengajaran yang lebih efektif, khususnya di lingkungan dengan keberagaman tinggi seperti di Yogyakarta. Faiq Tobroni dan Muhammad Amirrudin akan bekerja sama untuk memastikan penelitian ini berjalan sesuai dengan standar etika dan menghasilkan temuan yang bermakna bagi dunia pendidikan.

Faiq Tobroni