Dosen UIN Sunan Kalijaga Berpartisipasi dalam Diskusi Publik Kewarganegaraan Bersama Kemenkumham RI

Faiq Tobroni, Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, turut berpartisipasi dalam Diskusi Publik bertajuk "Menggali Gagasan Arah Politik Hukum Kewarganegaraan, Mewujudkan Perlindungan dan Kepastian Hukum Warga Negara". Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada Kamis, 17 Oktober 2024, di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta.

Diskusi ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY, Agung Rektono Seto, yang menekankan pentingnya analisis komprehensif untuk menemukan solusi implementatif terkait isu-isu kewarganegaraan. Beliau mengajak semua pihak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi antar instansi demi mencapai hasil yang optimal.

Para narasumber yang hadir dalam diskusi ini antara lain Affan Faiz Muhlizi, S.H., M.H., Kepala Pusat Perencanaan Hukum Nasional; Nia Schumacher, Ketua Aliansi Pelangi Antar Bangsa; dan Dr. Yance Arizone, S.H., M.H., M.A., Ketua Pusat Kajian Demokrasi, Konstitusi, dan HAM FH UGM. Mereka membahas isu-isu terkini tentang kewarganegaraan, termasuk fasilitas untuk kelompok diaspora, wacana kewarganegaraan ganda untuk anak hasil perkawinan campuran, serta hak-hak kewarganegaraan masyarakat hukum adat.

Partisipasi Faiq Tobroni dalam diskusi ini menunjukkan komitmen akademisi UIN Sunan Kalijaga dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan perlindungan dan kepastian hukum bagi warga negara Indonesia.

Faiq Tobroni