Tiga Puluh Alumni Prodi Ilmu Hukum Sukses Lolos Seleksi CPNS Tahun 2025
Alumni Prodi Ilmu Hukum yang Lolos Seleksi CPNS Tahun 2025
Sebanyak tiga puluh alumni Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025, sebuah pencapaian yang membanggakan dan menunjukkan daya saing lulusan dalam dunia kerja. Para alumni ini diterima di berbagai instansi pemerintahan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga lembaga pemerintahan pusat.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan relevansi kurikulum yang diterapkan oleh Program Studi Ilmu Hukum, yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman teoretis tetapi juga keterampilan yang aplikatif di dunia kerja. Berbagai formasi yang berhasil ditempati oleh para alumni ini mencerminkan luasnya peluang karier bagi lulusan ilmu hukum di sektor pemerintahan.
Daftar Alumni Ilmu Hukum yang Lolos CPNS 2025
Berikut adalah daftar alumni yang berhasil lolos seleksi CPNS beserta instansi dan formasi jabatan yang mereka peroleh:
- Wikho Syadjuri (Ilmu Wikho Syadjuri – Angkatan 2015, lolos sebagai CPNS Asisten I Setda bagian Analisis Hukum Kabupaten Merangin, Jambi.
- Siti Nur Mahmudah – Angkatan 2016, lolos sebagai CPNS BAWASLU Sleman.
- Nailal Husna – Angkatan 2016, lolos sebagai Dosen IAIN Kudus.
- Aina Ulfah – Angkatan 2017, lolos sebagai CPNS Bagian Hukum, Setda Kab. Bantul.
- Alfi Fajrian Mukti – Angkatan 2017, lolos sebagai CPNS Auditor Ahli Pertama di Pemkab Wonogiri.
- Nuansa Falsafia Taufik – Angkatan 2017, lolos sebagai CPNS Kejaksaan RI.
- Aisyah Nabila Taufika – Angkatan 2018, lolos sebagai CPNS Pengadaan Barang dan Jasa Kemenag Kanwil DIY.
- Fahrel Santoso – Angkatan 2018, lolos sebagai CPNS Kejaksaan RI.
- Nur Fatah – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS Auditor Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI.
- Irvan Nur Iqbal – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS Pemkot Pontianak formasi Pranata Perizinan.
- Faisal Ali Rahman – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS Mahkamah Agung RI (Calon Hakim/CAKIM).
- Rohmatika Monati – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS MA RI-CAKIM.
- Dody Abdillah – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS MA RI-CAKIM.
- Irfan Aulia Ananta – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS MA RI-CAKIM.
- Muhammad Arif Azarif – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS MA RI-CAKIM.
- Muhammad Sobron Jamil – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS MA RI-CAKIM.
- Pradika Rifai Rahman – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS MA RI-CAKIM.
- Anisa Zahra Nur Umar – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS MA RI-CAKIM.
- Zahra Wardah Salsabila – Angkatan 2019, lolos sebagai CPNS Kemenkumham RI.
- Muhammad Fahim Irsyadi – Angkatan 2020, lolos sebagai CPNS MA RI-CAKIM.
- Albait Zulian – Angkatan 2020, lolos sebagai CPNS Setjen DPD RI.
- Dona Armania Putri – Angkatan 2020, lolos sebagai CPNS KPU RI.
- Reyhand Akira Hafidz – Angkatan 2020, lolos sebagai CPNS Pemerintah Provinsi Jatim.
- Muhammad Satryo Aryaguna – Angkatan 2020, lolos sebagai CPNS Kementerian Keuangan (Penyusun Materi Hukum dan Perundang-undangan).
- Andhika Dwi Atmaja – Angkatan 2017, lolos sebagai CPNS Pengelola Pengadaan Barang/Jasa di Bagian PBJ Pemkab Gorontalo.
- M. Riza Abrori – Angkatan 2017, lolos sebagai CPNS Penata Kelola Pemilu di KPU Zona Nusa Tenggara.
- Faisal Arrahman – Angkatan 2017, lolos sebagai CPNS Kementerian Keuangan RI.
- Naafi’u Lutfi Bella Efflysa – Angkatan 2013, lolos sebagai CPNS Bawaslu RI.
- Syahzan Salam Baks – Angkatan 2018, lolos sebagai CPNS Setjen Bawaslu RI.
- Siradjuddin Nur – Angkatan 2018, lolos sebagai CPNS Setjen Bawaslu RI.
Testimoni Alumni: Rahasia Sukses Lolos CPNS
Salah satu alumni, Rohmatika Monati (Ilmu Hukum 2019), yang diterima sebagai CPNS di Mahkamah Agung, mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari kurikulum dan sistem pembelajaran di Program Studi Ilmu Hukum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan seleksi CPNS.
"Mata kuliah yang saya pelajari sangat membantu dalam menghadapi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Mahkamah Agung. Selain itu, pengalaman organisasi dan magang juga menjadi faktor penting dalam memahami dunia kerja sesungguhnya," ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa Ilmu Hukum yang akan segera memasuki dunia kerja untuk memperkuat soft skills, seperti komunikasi, kerja tim, negosiasi, dan problem-solving. Selain itu, ia menekankan pentingnya pengalaman praktis melalui program magang agar mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas sebelum terjun ke dunia kerja.
Harapan dan Inspirasi bagi Mahasiswa Ilmu Hukum
Keberhasilan 30 alumni Ilmu Hukum ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya yang tengah mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Pencapaian ini juga semakin memperkuat reputasi Program Studi Ilmu Hukum sebagai lembaga yang mampu mencetak lulusan kompetitif, unggul, dan siap bersaing di berbagai sektor, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Program Studi Ilmu Hukum UIN Sunan Kalijaga terus melakukan peninjauan dan penyempurnaan kurikulum secara berkala, memberikan kemudahan serta perluasan kesempatan magang, serta memfasilitasi berbagai aktivitas akademik dan non-akademik mahasiswa. Dukungan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia profesional serta membuka lebih banyak peluang bagi lulusan untuk berkembang di berbagai bidang hukum, baik di sektor pemerintahan maupun swasta.
Berdasarkan data yang telah diunggah, berikut adalah beberapa poin analisis mengenai sebaran alumni Prodi Ilmu Hukum dalam formasi CPNS tahun 2025:
Distribusi Konsentrasi Studi dalam Formasi CPNS
a. HTN-HAN: 12 orang
b. Pidana: 8 orang
c. Perdata: 10 orang
Konsentrasi HTN-HAN merupakan yang paling banyak diterima dalam formasi CPNS, terutama dalam posisi di lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung dan lembaga pemerintahan lainnya seperti KPU dan Bawaslu.
Kesesuaian Konsentrasi Studi dengan Jabatan yang Diperoleh
a. Alumni dengan konsentrasi HTN-HAN banyak diterima di formasi yang terkait dengan hukum administrasi negara, seperti BAWASLU, KPU, Setjen DPD RI, Inspektorat Jenderal, dan Penyusun Materi Hukum di Kemenkeu.
b. Alumni dengan konsentrasi Pidana banyak masuk ke Kejaksaan RI, CPNS MA RI (Cakim), dan Pemerintah Provinsi.
c. Alumni dengan konsentrasi Perdata banyak diterima di formasi Auditor, Pengadaan Barang/Jasa, dan Mahkamah Agung (Cakim).
Analisis Keselarasan
Sebagian besar alumni berhasil memperoleh posisi yang relevan dengan konsentrasi studi mereka. Namun, ada beberapa posisi yang mungkin memerlukan kompetensi lintas bidang, seperti CPNS Auditor Ahli Pertama di Pemkab Wonogiri yang diisi oleh alumni Perdata, dan CPNS Penyusun Materi Hukum di Kemenkeu yang diisi oleh alumni Pidana.
Berikut adalah tabel distribusi alumni berdasarkan konsentrasi studi dan jabatan CPNS yang diperoleh:
Konsentrasi |
Jumlah Alumni |
Formasi yang Ditempati |
HTN-HAN |
12 |
Bawaslu, KPU, Setjen DPD RI, Inspektorat Jenderal Kemenkes, Penyusun Materi Hukum Kemenkeu, MA RI (Cakim), Kemenkumham |
Pidana |
8 |
Kejaksaan RI, MA RI (Cakim), Pemerintah Provinsi, Penyusun Materi Hukum Kemenkeu |
Perdata |
10 |
MA RI (Cakim), Auditor, Pengadaan Barang/Jasa, Pranata Perizinan |
Untuk memperjelas sebaran data, akan dibuat visualisasi grafik.